- Pengertian Beringin
Beringin disebut juga sebagai waringin atau ara, dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Pemulia telah mengembangkan beringin berdaun loreng yang populer sebagai tanaman hias ruangan. Beringin juga digunakan sebagai objek bonsai. Beringin adalah tumbuhan asli dari Asia dan Australia. Beringin ditemukan di hutan karang yang terangkat didaerah Taiwan selatan.
- Bagian-bagian Beringin
1) Akar
Pohon beringin berakar tunggang. Perakarannya berbentuk mirip jaring yang berfungsi sebagai safety nutrition network atau jaring pengaman nutrisi yang tersebar di tanah. Selain akar tersebut, beringin juga memiliki akar gantung yang tumbuh dari percabangannya. Akar gantung pada pohon beringin berfungsi untuk respirasi atau pernapasan. Akar gantung ini tumbuh ke bawah dan masuk ke dalam tanah untuk menyerap nutrisi dan juga air.
2) Batang
Batang beringin berbentuk silindris, bertekstur kasar dan memiliki percabangan sympodial. Batang sympodial adalah batang yang memiliki banyak percabangan tanpa memiliki satu cabang utama. Diamater batang pohon beringin dapat mencapai hingga 2 m.
3) Daun
Beringin memiliki daun berbentuk oval, daun tunggal, bersilang berhadapan, lonjong, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, panjang 3-6 cm, lebar 2-4 cm, bertangkai pendek, pertulangan menyirip, berwarna hijau. Permukaan daun licin (leavis) atau mengkilap (nitidus), memiliki sisik daun : pada daun seperti ini, daun menjadi tipis, kering dan membentuk sebuah membran yang memiliki struktur seperti kertas dan berfungsi melindungi tunas.Pada dasarnya fungsi daun beringin adalah tempat berlangsungnya proses fotosintesis, pertukaran CO2 dan O2 serta media penguapan air.
4) Bunga
Beringin juga memiliki bunga jenis tunggal dan bentuk kelopak seperti corong dengan warna hijau. Sementara itu, mahkota bunga beringin berbentuk bulat yang berwarna kuning kehijauan sedangkan bagian putik dan benang sari memiliki warna kekuningan dengan permukaan yang halus. Bunga pada tumbuhan beringin umumnya akan tumbuh di area ketiak daun.
5) Buah
Buah dari pohon beringin ini disebut dengan buah buni berdaging tebal, yakni buah dengan bentuk bulat memanjang dengan panjang 0,5-1 cm. Warna buah beringin terbagi menjadi tiga sesuai usianya. Ketika masih muda buah ini berwarna hijau. Apabila sudah setengah masak akan berwarna kuning. Sedangkan buah yang sudah masak kulit buahnya akan berwarna merah. Buah beringin termasuk buah majemuk dengan tipe Syconus yaitu buah ini berkembang dari hypanthodium inflorescence.
6) Biji
Biji buah beringin berbentuk bulat berwarna putih dan mempunyai tekstur yang keras, berbentuk pipih dan letaknya ada di bagian dalam buahnya. Warna biji yang masih muda biasanya kuning pucat sedangkan biji pada buah yang sudah masak akan berwarna kehitaman. Pada dasarnya fungsi biji pada pohon beringin adalah untuk alat kembang biak pohon.
-Manfaat Pohon Beringin
Salah satu jenis beringin yang telah dimanfaatkan adalah Ficus benjamina L. (Beringin/Waringin). Daun beringin berkhasiat sebagai obat influenza, radang saluran napas (bronkitis), batuk rejan (pertusis), malaria, radang usus akut, disentri, dan kejang panas pada anak- anak.
Berdasarkan data empiris, diketahui bahwa akar udara / akar gantung dari pohon beringin memiliki kandungan fenol, zat gula dan juga asam amino. Kandungan zat tersebut dapat mengobati beberapa keluhan penyakit, seperti demam tinggi, rematik, influenza, luka memar, radang amandel, kejang pada anak, disentri, malaria hingga radang usus akut.
Selain itu, dikatakan pula bahwa pohon beringin, khususnya pohon beringin putih memiliki kandungan zat berupa flavonoid, alkaloid dan saponin. Ketiga kandungan tersebut berperan sebagai zat anti kanker, karena fungsinya memang menghambat sekaligus mencegah pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh.
Kendati demikan, masih belum dijelaskan dengan lebih spesifik mengenai cara pemanfaatan pohon beringin ini untuk kesehatan dan pengobatan penyakit. Oleh karena itu, tanpa informasi jelas, kita pun tak boleh mengkonsumsinya sebagai obat oral maupun obat luar. Sebab, belum ada keterangan maupun tata cara resep hingga penggunaanya.
-Habitat dan Sebaran Pohon Beringin
Pohon beringin merupakan tanaman asli Asia Tenggara termasuk dari Indonesia dan sebagian Australia. Kita dapat menemukan pohon berakar gantung ini di berbagai daerah di Indonesia. Secara umum wilayah penyebaran pohon beringin adalah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, serta sebagian Pulau Sulawesi. Negara-negara Asia lain yang juga menjadi habitat beringin adalah Malaysia, Brunei, Singapura, dan sekitarnya.
Beringin juga tumbuh di Australia dan wilayah Pasifik seperti Hawaii, Arizona, Florida dan Amerika. Di kawasan tropis, Ficus benjamina L tersebar luas sering ditanam sebagai tanaman pinggir jalan. Pohon ini populer sebagai tanaman taman karena ketahanannya pada keadaan yang kurang baik. Ficus benjamina L. dapat hidup di bawah sinar matahari langsung tetapi juga tahan di tempat teduh. Beringin perlu disiram sedikit pada musim panas dan hanya perlu dibiarkan begitu saja pada musim dingin.
Apabila ditanam di dalam rumah, beringin mampu tumbuh besar dan perlu dipindahkan. Daunnya sensitif terhadap pertukaran cahaya. Ketika dipindahkan ke pot atau daerah baru, beringin akan menggugurkan daunnya dan berganti dengan daun yang baru, karena menyesuaikan diri dengan cahaya.
- Fakta Menarik Pohon Beringin
1. Beringin Produsen Udara Segar
Beringin sangat produktif dalam menghasilkan oksigen pada siang hari. Saat kita berada dibawah naungan pohon ini, maka udara akan terasa segar dan terbebas dari pencemaran udara.
Kondisi disebabkan oleh rimbunnya daun beringin sehingga menghasilkan oksigen lebih banyak. Karakteristik ini pula yang menjadi beringin sebagai pilihan utama pohon di taman kota.
2. Pohon Beringin Termasuk Jenis Pohon Raksasa
Beringin dapat dikatakan sebagai pohon raksasa karena akan terus tumbuh membesar. Ukuran tingginya dapat mencapai 25 meter dengan diameter batang 2 meter.
Pohon beringin akan nampak semakin besar karena adanya akar gantung disekitarnya. Oleh sebab itu, diperlukan lahan luas agar pertumbuhan pohon beringin optimal.
3. Mempunyai Kanopi yang Luas untuk Berteduh
Percabangan beringin akan membentuk kanopi yang besar dan luas, sehingga cocok dijadikan pohon peneduh. Pertumbuhannya yang tinggi pun menjadikan kita leluasa beraktivitas dibawahnya.
4. Kemampuan Akar Beringin Mampu Menjaga Cadangan Air Tanah
Dengan adanya vegetasi beringin, maka kualitas air tanah dapat diperbaiki secara alami. Pohon yang memiliki akar tanah dan akar gantung ini mampu menyerap banyak air dibandingkan pohon lainnya.
Maka dari itu, selain menjaga cadangan air tanah, pohon ini juga dapat mencegah genangan disekitar halaman rumah serta akarnya membantu struktur tanah agar tetap stabil.
5. Beringin Mampu Menjaga Kelembapan Udara di Lingkungan Sekitarnya
Lingkungan sekitar tumbuhnya pohon beringin akan cenderung lembab karena sinar matahari tertutupi oleh percabangannya yang lebar dan daunnya yang lembab. Tak jarang yang mengaitkan suasana lembab ini dengan fenomena gaib yang menyeramkan.
6. Sulit Untuk Ditebang dan Dibuang
Beringin yang telah tumbuh terlalu besar akan sulit ditebang dan dibuang sistem perakarannya. Cara paling mudah untuk membersihkannya ialah membiarkan beringin tumbuh tua dan roboh dengan sendirinya.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar